Cegah Kehilangan Data Bisnis di Microsoft 365 dengan Dell Technologies PowerProtect Backup Service

Cegah Kehilangan Data Bisnis di Microsoft 365 dengan Dell Technologies PowerProtect Backup Service

Kehilangan data dan aset penting merupakan mimpi buruk bagi bisnis dan lembaga pemerintahan. Riset yang dirilis Tessian mengungkap proteksi untuk mencegah kehilangan data kerap berujung kegagalan. Terbukti selama dua tahun terakhir, insiden kehilangan data meningkat 47%, termasuk kehilangan data secara tidak disengaja akibat kelalaian karyawanhingga data yang sengaja dihapus oleh mitra bisnis yang kecewa.

Selain faktor human error, ancaman serangan malware dan ransomware juga bisa memicu kehilangan data penting. Untuk mengurangi risiko kehilangan data, pastikan bisnis dan organisasi Anda mematuhi peraturan dan tingkat visibilitas data.

Sebagai upaya untuk menjaga keamanan data bisnis, khususnya untuk para pengguna layanan Microsoft 365, Dell Technologies memperkenalkan PowerProtect Backup Service yang menawarkan keamanan dan skalabilitas.

6 Layanan Utama Dell Technologies PowerProtect Backup Service

Proteksi Data Berbasis SaaS

Dell Technologies PowerProtect Backup Service memberikan backup data berkinerja tinggi dan aman dengan retensi jangka panjang dan kepatuhan secara otomatis. Pelanggan memiliki visibilitas menyeluruh dan manajemen data yang konsisten di seluruh end point aplikasi SaaS dan hybrid workload. Biaya Dell Technologies PowerProtect Backup Service juga dipastikan tetap terkendali dengan kemampuan skalabilitas sesuai permintaan pelanggan.

Platform SaaS yang Aman dan Skalabilitas

Dengan memanfaatkan infrastruktur cloud, PowerProtect Backup Service memberikan ketahanan dan kecepatan yang Anda butuhkan untuk memenuhi SLA bisnis dengan total cost ownership (TCO) rendah. Bisnis tidak perlu repot dengan pengelolaan infrastruktur, PowerProtect Backup Service dibangun di atas AWS dengan sejumlah fitur unik. Mulai dari kemampuan pemantauan dan manajemen terpusat, update otomatais, kepatuhan terhadap peraturan, deduplikasi, enkripsi, hingga backup dan restore di layanan cloud.

Proteksi Endpoint

Dell memastikan perlindungan bagi perangkat endpoint untuk desktop/laptop -- termasuk OS Windows, Linux, dan CentOS serta perangkat seluler -- termasuk iOS dan Android dengan aman. Kemampuan ini memastikan Anda mendapat proteksi menyeluruh, baik saat di kantor maupun di jalan. Admin IT dapat mengelola backup cloud dan restore secara remote dari portal cloud terpusat.

Proteksi Workload Hybrid

 PowerProtect Backup Service memungkinkan organisasi memusatkan proteksi data dari lingkungan tervirtualisasi, database, server file, dan network attached storage (NAS) untuk workload hybrid. Solusi Dell menawarkan fungsionalitas tingkat lanjut, termasuk retensi jangka panjang, pelaporan, dan wawasan tentang pemanfaatan cloud untuk melindungi workload di cloud dan workload lokal ke cloud.

Proteksi Data Berbasis SaaS untuk On-Premise dan Cloud

Lindungi data Anda sambil memanfaatkan kelincahan dan fleksibilitas cloud. PowerProtect Backup Service menghapus biaya masuk/keluar dan memungkinkan Anda untuk lebih gesit merespons insiatif bisnis.

5 Alasan Memilih Dell Technologies PowerProtect Backup Service

Kehilangan dan Kerusakan Data

Microsoft menyerahkan tanggung jawab backup dan recovery di tangan pelanggan, serta risiko kehilangan data yang menyertainya.

Proteksi dari Ransomware

Solusi pihak ketiga dari Dell Technologies dapat dengan cepat memulihkan sistem ketika terjadi skenario terburuk termasuk saat terjadi serangan ransomware. PowerProtect Backup Service akan membersihkan data, termasuk file individual dan memenuhi SLA untuk kelangsungan bisnis.

Ancaman Orang Dalam

IT tidak dapat dengan mudah mengakses data untuk menilai dan membatalkan potensi kerusakan dan pengarsipan akun karyawan yang keluar, termasuk kemampuan untuk menyimpan data yang telah dihapus sebelumnya. Solusi perlindungan data dari pihak ketiga memungkinan untuk memulihkan data dari waktu ke waktu ketika ada pergantian karyawan.

Retensi dan Kepatuhan Data

Retensi data merupakan komponen penting dalam mayoritas kebijakan tata kelola data bisnis. Kebijakan Microsoft Business membatasi penyimpanan data 30 hingga 93 hari, bergantung pada lisensi dan kasus penggunaan. Retensi data berbeda untuk Microsoft Exchange, SharePoint, OneDrive, dan Teams.

Kepatuhan Hukum dan eDiscovery

Microsoft Business tidak menawarkan kemampuan penahanan hukum, sementara Microsoft Enterprise menawarkan kemampuan penahanan hukum secara terbatas hanya untuk data yang tersimpan di Microsoft 365. Kemampuan penahanan hukum, jika disertakan dalam Microsoft 365, tidak terintegrasi dengan tool pihak ketiga eDiscovery.

Dapatkan Solusi Dell Technologies PowerProtect Backup dari Virtus

Saatnya memberikan proteksi data bagi pengguna Microsft 365 dari Dell Technologies PowerProtect Backup Service. Segera dapatkan Dell Technologies dari Virtus Technology Indonesia (VTI) sebagai distributor resmi di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi marketing@virtusindonesia.com.

Penulis: Ervina Anggraini

Content Writer CTI Group

Share to: